Oleh: flexterngalam | Juni 17, 2007

RAFTING

flexter-9-baru.jpgflexter-8baru.jpgflexter-7baru.jpgflexter-6-baru.jpgflexter-5-baru.jpgflexter-4-baru.jpgflexter-3-baru.jpgfl-2-baru.jpgfl-1-baru.jpg 

RAFTING KASEMBON, ASyiK, MENANTANg, Meningkatkan KEBERSAMAAN

Kebersamaan dan kekompakan Flexter Malang bener-bener diuji saat Rafting di Kasembon (Sabtu, 16/6) lalu. Maklum saja, olahraga air ini memang membutuhkan kesolidan tim agar perahu dapat terus melaju dengan lancar, melewati setiap rintangan, dan sampai tujuan dengan selamat.

Dari 13 Flexter yang ikut, dibagi menjadi tiga tim. Tim pertama (Citra, Yusuf, Mario, Vivi, Dio), tim kedua  (Freddy, Irfan, Nikmah plus dua tamu non Flexter), dan tim tiga (Tri, Hana, Andi, Galih, Dewanya). Sebenernya, ada satu peserta yang sudah mendaftar dan membayar dobel, den must bagoes alias than must zaztro alias bujang merana alias (eh, banyak amiir aliasnya ya?!), cuma.. doi gak datang pas hari H. Katanye sih, melepas rindu bareng keluarga…(gud, gud, gud….sayang keluarga!!!). Eh, ada satu Flexter yang ikut ke Kasembon tapi gak mau turun, he’s Mr Ito. Nggak tau tuh, ngapain aja dia selama Flexter lain berangung jeram.

Setelah minum welcome drink dan mendapat pengarahan dari instruktur, Flexter Malang terlihat amat sangat ngebet untuk segera ‘bertempur’ dan menantang derasnya arus sungai Kasembon. Tapi teuteup….sebelum turun ke sungai, foto-foto dulu. Jepret, prêt, prêt, pret….

Tim pertama pun meluncur, disusul tim kedua, dan ketiga. Saat melewati ‘air terjun’ pertama (pake istilah air terjun biar keliatan kereeen), ada insiden kecil di perahu tim tiga, Dewanya yang duduk paling belakang terantuk badan Andi yang terlempar saat perahu buuuum….dan meluncur turun, padahal doski duduk paling depan loh. “Aduuh ampun deh, kepalaku kena nih…,” katanya. **** Pernah mandi dan cuci muka dengan air bekas mandi kerbau? I don’t think so… Begitu juga dengan Flexter Malang. Pasti belum pernah (dan nggak bakal mau untuk mencoba). Tapi, itu sebelum acara rafting kemarin. Karena siram menyiram sesama Flexter menjadi ucapan resmi selamat datang ke dunia sungai. Padahal  tahu sendiri, gimana sih air sungai itu.

Entah sebenarnya siapa yang memulai acara siram menyiram ini, tapi yang jelas, setiap ada tim yang tiba di pos pertama (pos dimana semua perahu berhenti untuk kemudian diberangkatkan bersama-sama), pasti terkena hadiah siraman. Apakah itu tim dari Flexter atau tim rafting non Flexter. Yang asyik, tim non Flexter nggak marah dengan aksi ini. Bahkan mereka pun tak mau kalah untuk balik menyiram. (Dasar deh… kerbaunya aja sampe malu ngeliat kelakuan mereka, dan pindah lokasi mandi…).

****  

Banyak cerita lucu yang terjadi selama arung jeram berlangsung. Misalnya saja, aksi ‘gaya’ Freddy yang menceburkan diri ke tengah sungai namun berbalik menjadi teriakan minta tolong setelah tahu kedalaman dasar sungai. “Wah, wajahnya sampai merah trus memucat. Kita pikir awalnya cuma boongan, eh ternyata beneran minta tolong, ya udha kita angkat dia, beraaat,” kata seorang sumber yang mewanti-wanti agar namanya tak ditulis di blog ini.

Lain lagi dengan Andi. Flexter yang satu ini harus rela tercebur ke sungai dan terkena tajamnya bebatuan gara-gara asik ngelihat si tukang foto yang memotret dari pinggir sungai. “Duh, aku nggak tahu kalo perahunya jalan. Lha tadi aku pas asik berpose ke tukang foto-e..,” katanya.

Nikmah, Flexter Surabaya sempet terbawa arus saat asik berendam. Doi pun berteriak minta tolong dan dikejar oleh sang guide. (mmmm…..sengaja kali ya?! Biar ada pangeran datang untuk menyelematkannya).

Sementara itu, Hana (huehehe, sebenernya gak enak nulis ini, kayak jeruk minum jeruk. Cuma I have to write it!) sibuk berkomentar tentang si tukang foto. Apalagi waktu doi ngelihat om petugas foto terlambat memencet tombol saat timnya nge-buum alias terjun.

“Waduh, pasti deh hasil fotonya jelek. Pasti itu,” katanya.

“Walah…ini yang dipikirin kok fotonya aja, masih sempet ngelihat lagi,” kata Galih.

“Iya mas, keliatan tuh kalo dia terlambat mencet. Sebel kan kalo hasilnya jelek,” kata Hana.

And u know? Hasil foto momen buum untuk tim tiga emang gak se-keren foto-foto tim lain.(*)   

Cat: Buum ato Boooom biasanya diteriakkan oleh peserta Rafting saat perahu melewati air terjun.   


Tanggapan

  1. kEyEn…kEyeN… i LoVE dIs momENT. diTunGgu DeyY aCaRa2 seRu beRikUtnyA ^_^

  2. wah wah wah .. getun rek gak isok melok .. maklum lagi bokek … cobak pas duwe dhuwit .. asti melok, ker .. .. moga2 pas nang Panderman wis duwe sangu .. :)

  3. wekkkk pasti asik banget… saYang ngk bisa brenang, jadi takut ikutan arung jeram deh…………

  4. wah acik banget yaaaaa……….gak bisa di bayangin tuh yang nyemplungin diri ke sungai….kacian nikmah dan temen-2 ngangkat orang yang guede bangetttttt, untung air sungainya gak tumpah di daratan

  5. mbAK INda… bayak loh yG gak bisa renang tapi tetep ikyuut. ni…ane contohnya… cuma bisa ngambang doang!!….
    ntar klo QT adain lgi ikut ya….

  6. mB.iNA> kLo gA iNget diRimU, oGaH aQ noLongiN pAk keTu *buEraT baNgetZ bO`*


Beri tanggapan

Your response:

Kategori